Friday, December 9, 2016

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Saudara muslimku calon penghuni sorga, kali ini kita akan membahas tentang Kisah tentang Ucapan Bismillah. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Kisah tentang Ucapan Bismillah

Kata Bismillah pada umumnya memiliki arti “Dengan Menyebut Nama Allah” selalu diucapkan di kala sebelum melakukan segala suatu pekerjaan. Sudah banyak hadits yang menganjurkan untuk membaca Bismillah sebelum memulai suatu pekerjaan, apapun pekerjaan itu kecuali untuk hal yang buruk. Dengan mengucapkan kata Bismillah maka Allah akan senantiasa dalam naungan pekerjaan seseorang. Selain Allah akan membantu dan menolong, Allah juga akan mempermudah dalam menyelesaikan perkara-perkara dala pekerjaan tersebut.

Terdapat kisah yang menarik tentang ucapan Bismillah dimana dapat membuat orang nasrani memeluk agama Islam.

Setelah ditinggal selamanya oleh istri dan pamannya, Rasulullah saw bersama Zaid bin Haritsah pergi ke Thaif. Namun, Rassulullah saw malah mendapatkan penganiayaan kaum bani Tsaqif dan penduduk Thaif. Bahkan, Rasulullah terpaksa berjalan merangkak. Rasulullah saw dan Zaid pun memutuskan untuk pulang.

Ucapan Bismillah
Keduanya lalu sampai di sebuah perkebunan milik Uthbah dan Syaibah. Mereka adalah bangsa Qurays yang sangat memusuhi Rasulullah saw di kota Mekkah. Uthbah dan Syaibah merasa kasihan melihat penderitaan Rasulullah saw dan Zaid. Mereka lalu menyuruh pelayanannya bernama Addas untuk mengirimkan anggur pada Rasulullah saw dan Zaid

Ketika Rasulullah saw hendak memakan anggur itu, beliau membaca bismillah. Demikian juga dengan Zaid. Addas merasa heran dengan bacaan itu. Ia lalu bertanya pada Rasululah saw. Rasulullah saw mengulangi saw mengulangi bacaan bismillah dengan suara lebih nyaring. Beliau pun bercerita tentang ayat-ayat Al-Quran yang bercerita tentang Nabi Yunus as. Hal ini karena Addas berasal dari daerah Nabi Yunus as. Addas lalu mendekati Rasulullah saw, mencium tangan dan kaki beliau. Ia menyatakan diri masuk Islam. Uthbah dan Syaibah sangat marah ketika mengetahui pelayannya masuk Islam. Namun, Addas tetap pada pendiriannya.

Sumber: http://kabelkreatif.blogspot.com/2016/06/pesona-al-quran.html



No comments:

Post a Comment