Friday, March 4, 2016

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Saudara muslimku calon penghuni sorga, kali ini kita akan membahas tentang Pengertian dan Macam-macam Waqaf. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Pengertian dan Macam-macam Waqaf

Dalam ilmu tajwid banyak dijelaskan bagaimana cara membaca huruf-huruf di dalam Al-Qur'an, tentang panjang, pendeknya, tanda berhenti, dan sebagainya. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari tentang pengertian waqaf, macam-macam waqaf, dan tanda-tandanya.

A. Pengertian Waqaf

Menurut bahasa waqaf artinya berhenti. Menurut istilah ilmu tajwid waqaf ialah menghentikan pembacaan, baik untuk tidak diteruskan berhenti terus disitu atau untuk mengambil nafas, agar dapat meneruskan pembacaan selanjutnya lagi.

Orang yang sedang membaca Al-Qur'an, namun waqaf yang sebaik-baiknya ialah pada akhir ayat yang sempurna, jika nafas mencukupi.

Ada beberapa cara untuk waqaf atau menghentikan bacaan Al-Qur'an yaitu:

a. Mematikan huruf yang akhir, jika dia tidak mati
Contoh :
Pengertian dan Macam-macam Waqaf

b. Bila akhirnya itu berbaris dua diatas(tanwin fathah),maka mewaqafkannya, ialah dengan membunyikannya sepanjang satu alif, yang demikian dinamakan mad ‘iwad.
Contoh :
Pengertian Waqaf

c. Bila akhirnya itu "ta marbutah", maka mewaqafkanya dengan mematikan akhirnya itu serta menghidupkan bunyi (h).
Contoh :

d. Bila akhirnya itu berbaris, dan huruf yang sebelumnya mati, maka mewaqafkannya ialah dengan mematikan huruf akhir, dengan demikian ada dua huruf yang mati.
Contoh:
Macam-macam Waqaf

B. Macam-macam Waqaf

Banyak macam waqaf antara lain:

a. Waqaf ikhtiari

Ikhtiari artinya pilihan. Waqaf ikhtiari ialah waqaf yang disengaja tanpa adanya suatu sebab apapun.
Adanya waqaf lkhtiari memang disengaja, karena semata- mata waqaf saja, seperti di akhir ayat.

Contoh:

Berwaqaf pada dalam ayat Al-‘alamin Al-hamdulillahi rabbil-‘alamina Berwaqaf pada dalam ayat Ar-Rahim Ar-rahmanir-rahimi.

b. Waqaf idtirari 

Waqaf idtirari artinya waqaf terpaksa (keadaannya). Seperti karena pendek nafas atau lupa, yang mana sebenarnya tidak boleh waqaf. Maka apabila terjadi seperti yang demikian itu, wajiblah untuk memulai kembali dari tempat (kalimat) yang cocok dan baik, selagi tidak merusak arti dan i'rab.

C. Tanda-tanda waqaf

Di dalam Al qur'an masing-masing ketentuan waqaf telah diberi tanda-tanda antara lain :

Sebenarnya masih banyak lagi tanda waqaf lainnya.

Sumber : Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII, Depdiknas



No comments:

Post a Comment