Tuesday, November 17, 2015

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Saudara muslimku calon penghuni sorga, kali ini kita akan membahas tentang Macam-Macam Sujud (Syukur, Sahwi, dan Tilawah). Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Macam-Macam Sujud (Syukur, Sahwi, dan Tilawah)

Setelah mempelajari artikel ini, kalian akan mampu menjelaskan pengertian dan tata cara melakukan berbagai macam sujud dengan benar.

Ada beberapa macam sujud, yaitu sujud sahwi, sujud tilawah, sujud syukur, dan sebagainya. Pernahkah kalian melaksanakan ketiga sujud tersebut? Dalam bab ini akan dibahas macam-macam sujud.

A. Sujud Syukur

Sujud syukur artinya sujud terima kasih karena mendapat nikmat (keuntungan) atau karena terhindar dari bahaya kesusahan yang besar. Sujud syukur hukumnya sunah. Sabda Rasulullah saw:
hukum Sujud Syukur

Artinya: “Dari Abu Bakrah: “Sesungguhnya apabila datang kepada Nabi saw sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, Beliau terus sujud berterima kasih kepada Allah.” (H.R. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

B. Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah sujud dua kali sesudah tasyahud akhir sebelum salam. Sebab-sebab dilakukan sujud sahwi adalah antara lain sebagai berikut.

a. Ketinggalan tasyahud pertama

Sabda Rasulullah saw.:
Sujud Sahwi

Artinya: “Dari Al Mugirah, telah berkata Rasulullah saw: “Apabila salah seorang dari kamu berdiri sesudah dua rakaat tetapi ia belum sampai sempurna berdiri, maka hendaklah ia duduk kembali (untuk tasyahud pertama), dan jika ia sudah berdiri betul maka ia jangan duduk kembali, dan hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi). (H.R. Ahmad)

b. Kelebihan rakaat, ruku’ atau sujudnya sebab lupa.
Macam-Macam Sujud (Syukur, Sahwi, dan Tilawah)

Artinya: “Dari Ibnu Mas’ud: “Sesungguhnya Nabi saw telah salat zuhur lima rakaat, maka orang bertanya kepada Beliau. Jawab Beliau, tidak. Mereka yang melihat Beliau salat berkata: Engkau telah salat lima rakaat. Mendengar keterangan mereka yang demikian, maka Beliau terus sujud dua kali.” (H.R. al-Bukhari dan Muslim)

c. Karena syak (ragu-ragu) tentang jumlah rakaat yang telah dikerjakan

Sebagian ulama berpendapat bahwa sujud sahwi itu tempatnya sesudah memberi salam, bukan sebelumnya. Hukum . sujud sahwi adalah untuk imam dan orang yang salat sunnah yang penting sendiri (munfarid). Adapun makmum wajib mengikuti imamnya. Kalau imam sujud, makmum pun wajib untuk sujud. Apabila imam tidak sujud, maka makmum pun tidak boleh sujud sendiri.

Bacaan sujud sahwi adalah sebagai berikut.
Artinya: “Maha suci Allah yang tidak pernah tidur dan lupa.

C. Sujud Tilawah

1. Pengertian Sujud tilawah 
Sujud tilawah artinya sujud bacaan. Yang dimaksud sujud tilawah yaitu disunahkan sujud bagi orang yang membaca ayat- ayat sajdah, begitu juga bagi mereka yang mendengarnya. Sabda Rasulullah saw.:
Pengertian Sujud tilawah
Artinya: “Dari Ibnu Umar: “Sesungguhnya Nabi Muhammad saw pernah membaca Al Qur’an di depan kami. Ketika Beliau melalui (membaca) ayat sajdah Beliau takbir, lalu sujud, kami pun sujud pula bersama-sama Beliau.” (H.R. at-Tirmidzi).


Ayat-ayat sajadah yang dimaksud antara lain :
(https://id.wikipedia.org/wiki/Ayat_Sajdah)

  1. Ayat ke-206 dari Surah Al-A'raf
  2. Ayat ke-15 dari Surah Ar-Ra'd
  3. Ayat ke-50 dari Surah An-Nahl
  4. Ayat ke-109 dari Surah Al-Isra'
  5. Ayat ke-58 dari Surah Maryam
  6. Ayat ke-18 dari Surah Al-Hajj
  7. Ayat ke-77 dari Surah Al-Hajj, termasuk ayat sajdah menurut Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hambali
  8. Ayat ke-60 dari Surah Al-Furqan
  9. Ayat ke-25 hingga Ayat ke-26 dari Surah An-Naml
  10. Ayat ke-15 dari Surah As-Sajdah
  11. Ayat ke-38 dari Surah Fussilat
  12. Ayat ke-62 dari Surah An-Najm
  13. Ayat ke-21 dari Surah Al-Insyiqaq
  14. Ayat ke-19 dari Surah Al-'Alaq Ayat ke-19 dari surat Al-‘Alaq 96:19
  15. Ayat ke-24 dari Surah Sad, tidak termasuk ayat sajdah menurut mazhab syafi'i dan mazhab Hambali, melainkan ayat yang disunnahkan untuk sujud syukur bila dibacakan.



2. Bacaan Sujud Tilawah

Bacaan sujud tilawah adalah sebagai berikut.
Bacaan Sujud Tilawah
Artinya: “Aku sujud kepada Tuhan yang menjadikan diriku, Tuhan yang membuktikan pendengaran dan penglihatan dengan kekuasaan-Nya.” (H.R. at-Tirmidzi)

3. Rukun Sujud Tilawah

Rukun sujud tilawah di luar salat adalah:
a. niat,
b. takbiratul ihram,
c. sujud, dan
d. memberi salam sesudah sujud.

4. Syarat-Syarat Sujud Tilawah

Syarat-syarat sujud tilawah sama seperti syarat-syarat salat, seperti suci dari hadas dan najis, menghadap ke kiblat, dan menutup aurat.

D. Tata Cara Sujud Syukur, Sujud Sahwi dan Sujud Tilawah

1. Sujud Syukur

Tata cara sujud syukur sebagai berikut:
a. Mendapat kebahagiaan atau terhindari dari musibah.
b. Takbir
c. Melakukan sujud
d. Takbir
e. Tidak harus bersuci

2. Sujud Sahwi

Tata cara sujud sahwi sebagai berikut:
a. Lupa atau ragu dalam salat wajib
b. Takbir
c. Sujud dua kali setelah membaca atahiyat akhir sebelum salam
d. Takbir
e. Dilakukan masih kondisi suci

3. Sujud Tilawah

Tata cara sujud tilawah sebagai berikut:
a. Ketika membaca ayat sajdah
b. Takbir
c. Melakukan sujud
d. Takbir
e. Dilakukan tetap suci

E. Mempraktikkan Sujud Syukur, Sujud Sahwi, dan Sujud Tilawah

1. Sujud Syukur

Praktik sujud syukur adalah:
a. Berniat
b. Membaca Takbir
c. Melakukan sujud
Sujud sebagai ungkapan syukur kepada Allah swt.
d. Membaca takbir

2. Sujud Sahwi

Praktik sujud sahwi adalah:
a. Berniat
b. Membaca Takbir
c. Melakukan sujud dua kali


3. Sujud Tilawah

Praktik sujud tilawah adalah:
a. Berniat
b. Takbir
c. Melakukan sujud
d. Takbir

Sumber : Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII, Loso, Samroni, Mulyadi



No comments:

Post a Comment