Wednesday, September 23, 2015

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Saudara muslimku calon penghuni sorga, kali ini kita akan membahas tentang Al Qur’an sebagai Kitab Suci Umat Islam. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Al Qur’an sebagai Kitab Suci Umat Islam


Kitab suci Al Qur’an adalah kumpulan firman Allah swt. yang diturunkan (diwahyukan) kepada Nabi Muhammad saw. melalui Malaikat Jibril yang ditulis di mushaf. Al Qur'an sebagai kitab suci Umat Islam ini diriwayatkan dengan mutawatir dan membacanya termasuk ibadah. Al Qur’an harus kita imani sebab Al Qur’an terjaga keasliannya sampai akhir zaman. Firman Allah swt. dalam Surah al-Hijr ayat 9 berikut ini:
Al Qur’an sebagai Kitab Suci Umat Islam
Artinya: ”Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.” (Q.S. al-Hijr/15: 9)

Al Qur’an dapat digunakan sebagai pedoman, tuntunan dan petunjuk bagi seluruh umat manusia. Berkat Al Qur’an manusia dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan untuk memenuhi keperluan hidupnya, seperti ilmu biologi, astronomi, dan lain-lain.

Kitab Al Qur’an adalah kitab yang paling lengkap dan paling terakhir diturunkan kepada umat manusia. Karena tidak ada lagi kitab sesudah Al Qur’an. Problem manusia saat itu tentu lebih banyak jika dibandingkan dengan umat terdahulu. Oleh karena itu, Al Qur’an diturunkan sebagai kitab yang paling lengkap jika dibanding kitab-kitab terdahulu. Oleh karena itu, pelajarilah Al Qur’an dan amalkanlah isi dan kandungannya.

Tugas

Seandainya kitab-kitab sebelum Al Qur’an pada saat ini masih ada dan masih terpelihara keasliannya. Bagaimana menurut pendapatmu?

Tahukah Kamu

Seorang ahli bedah Prancis, Prof. Dr. Maurice Bucalle memeluk agama Islam secara diam-diam. Sebelumnya, ia membaca dalam Al Qur’an bahwa Firaun itu mati karena tenggelam di laut (dengan shock yang berat). Jasadnya oleh Allah swt. diselamatkan (QS.Yunus : 92). Ia mencari mumi Firaun itu. Setelah ketemu, dilakukannya bedah mayat.

Hasilnya membuat ia terheran-heran, karena sel-sel Firaun menunjukkan bahwa kematiannya benar-benar karena tenggelam di laut dengan shock berat. Menemukan bukti ini ia yakin bahwa semua ayat-ayat Al Qur’an masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Ia lantas memeluk agama Islam.




No comments:

Post a Comment